Pengunduran Diri Sang Iblis ( Pengumuman Dari Ujung Surga)
Sepanjang hantaran alam semesta yang tercipta dalam beberapa masa. Langit ke tujuh menjadi saksi pelepasan mahluk yang tadinya menawan rupa. Hingga terjatuhlah ia dan seluruh anak cucunya. Hari itu disetiap lapisan langit terpukau dan sejenak melalaikan tugasnya melihat para iblis terlempar dari surga dan berterbangan seolah lidah matahari lepas dari cengkraman. Mereka terlempar ke seluruh penjuru ujung dunia. Mereka harus selalu bersembunyi karena tak ada satupun dari bagian bumi yang rela menerima dan mencium bau busuk yg berasal dari hatinya yg hitam seperti gelapnya malam. Malaikat yang menghuni langit ke tujuh bernama hyder lekas bertanya kepada burung lyda, burung raksasa yang sayapnya didiami oleh taman dorothy dan menghebuskan wewangian yang segar melalui kepakan sayapnya yang seperti biasa menjalankan tugas di ujung surga. Ia bertanya kepada burung lyda sesungguhnya apa yang dilihat oleh hyder tadi. Segerombolan aph bertebaran di angkasa. Burung lyda sejenak terbisu dengan pertanyaan hyder. Ia seakan takut menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di surga. Malapetaka ini tak pantas dibicarakan ucap burung lyda. Hyder berpikir, nengapa burung lyda berkata demikian. Ia semakin penasaran dengan apa yang terjadi di surga. Balka berkata “apa yang kau lihat adalah iblis” pintu sisi kanan surga mencoba berbicara pada hyder. Ia berhianat, durhaka, dan tersesat. Siapa? Hyder kembali bertannya. Iblis tak mau bersujud kepada mahluk mahluk yang memiliki dua sifat yang diciptakan oleh tuhan. Ia menganggap manusia lebih baik darinya. Hyder seakan tak percaya dengan apa yang didengarnya, bahwa iblis telah diusir dari surga. Di setiap penjuru bumi iblis pun mencari tempat bersandar yang didapat oleh kelicikan dan kerakusannya. Di Laut Mob di lautan yang tidak terang dan tidak gelap iblis membangun kerajaan yang diselubungi rasa dendam terhadap manusia dan mulai menunggu jatuhnya manusia dari surga.
Written By : Robby Viory Fansya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar